Teduh

Tak terasa gelappun jatuh, diujung malam menuju pagi yang dingin…
Hanya ada sedikit bintang malam ini, mungkin karna kau sedang cantik-cantiknya….

Mungkin saya termasuk orang yang terlambat untuk mengagumi lagu itu (tak ada kata terlambat bukan?!)

Karya band yang diberi nama “Payung Teduh” dengan genre jazz,keroncong,indie berhasil menghipnotis melalui karya-karyanya.

Bukan mau promosi hanya saja saya begitu terkesan dengan lagu-lagunya salah satunya yang membuat saya hanyut dalam alurnya adalah lagu yang berjudul “Untuk perempuan yang sedang dalam pelukan” mungkin sedikit makna yang saya tangkap menceritakan tentang suatu hubungan asmara yang terpisah jarak dan waktu.

Lalu mataku merasa malu,semakin dalam ia malu kali ini

Kadang juga ia takut,tatkala harus berpapasan ditengah pelariannya..

Layaknya pasangan yang jarang bersama sehingga mereka takut jika kebersamaan,kehangatan mereka usai

Mungkin jika waktu bisa dihentikan mereka akan melakukannya,agar waktu itu tak berlalu

Mungkin begini cinta diantara jarak dan waktu. Ibarat pulau jawa dan pulau sulawesi yang jelas terpisah jarak dan waktu “ups… jadi curcol hehehehe” 

 Hanya bisa membedah sampai di sini, sebenernya bukan membedah hanya wujud kekaguman.

Semangat untuk kalian si pejuang jarak dan waktu…

Iklan

Iyakah?

Nggak bisa nulis? Iya!

Bukan karna buta aksara, hanya aku bukan penyair yang lihai meramu kata demi kata menjadi baris-baris bersajak

Bukan penyair yang mampu menghipnotis melalui kata-kata mendalam nan menyayat hati

Aku hanya si penggosok telur dengan tangan berbalut kain yang ingin bercerita tentang sebuah rasa,rasa sakit oleh ilusi cinta

Apakah cinta seperti menggenggam telur? Ketika semakin keras genggaman akan menghancurkan cangkangnya

Apakah demikian? Entah,mungkin memang demikian! Karna sedih dan bahagia itu sepaket bukan?!

Udik

“Bingung oi,gimana caranya”

Berjam-jam otak atik hp,bolak-balik hp untung nggak ada ending banting benda menyala dan berbunyi itu hahaha

Ragara temen bikin blog,gua jadi kepengen. Sebenarnya sih udah lama pengen tapi nggak tau cara bikin *Nah loh, dasar kudet* hahaha

“Gua nyerah…”

Huuft… lepas napas panjang,iya gua capek klik-klik mulu sampe jempol gua berotot “hiperbola amat lu”(ngomong sendiri dalam hati)

_ _ _

Krrrriiiinnngggg…..

Alarm gua bunyi,nggak cepet lari mandi malah melototi benda yang diberi nama “HP”. Gua masih penasaran kenapa gua nggak bisa

LOW BAT

Sial… baru juga mulai itu yang didalam hp udah rewel kayak bayi aja

Colokin charger,tarik napas… hembuskan… haaaahhhhh. Mulai jempol tangan gua pecicilan diatas keypad smartphone. 

“Nah goblok (tttiiiittttt,biar kayak di tv) kenapa nggak dari kemarin nemuin ini cara” gua triak-triak sendiri di dalam ruang balok entah ukuran berapa gua bukan tukang bangunan.

Download aplikasi,mendaftar… masukkan email dan kata sandi,nama pengguna dan akhirnya gua punya blog

Bingung lagi,gua otak-atik blog gua entah apa yang terjadi hahahaha. Tapi belum berani ngepost,gua malu kalo diliat orang *padahal enggak ada yang liat* 

Sok-sokan buka blog tapi cuma scrol keatas sampe bawah nggak tau mau ngapain

“ya.. biar dikira udah mahir lah hahahaha”

entah sampe kapan gua bakal udik, sampe kapan juga blog gua kagak berisi hahaha tapi ya beginilah gua,gua mah apa adanya